Kamis, 16 Januari 2014

MEDIA TRANSMISI JARINGAN




بسم الله الرحمن الرحيم 

السلام عليكم

      kali ini saya akan menjelaskan tentang pengertian media transmisi dan jenis-jenisnya, apa sih media transmisi itu, Media transmisi adalah media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi (data),

Media transmisi dapat dibagi menjadi dua kategori besar:
A. Guided (media kabel)
B. Unguided (media tanpa kabel).

A. Media Kabel

Ada beberapa media kabel yang digunakan untuk membangun sebuah jaringan komputer, yaitu

1. Twisted pair

Menurut kabel yang terdiri dari pasangan-pasangan konduktor yang terisolasi. Ada dua macam kabel twisted pair, yaitu STP (Shielded Twisted Pair) dan UTP (Unshielded Twisted Pair). Jenis UTP banyak digunakan untuk LAN dan jaringan telepon.

a. UTP (Unshielded Twisted Pair)
Kabel UTP paling sering digunakan pada jaringan ethernet dan telepon. Untuk jaringan ethernet, kabel ini memiliki ciri khas, yaitu terdiri 4 pasang kabel yang berwarna biru, biru-putih, oranye, oranye-putih, hijau, hijau-putih, coklat dan coklat-putih.

utp 

Kabel UTP memiliki lima kategori, yaitu :
Kategori 1, digunakan untuk suara (kabel telepon)
Kategori 2, digunakan untuk data sampai dengan 4 Mbps
Kategori 3, digunakan untuk data sampai dengan 10 Mbps
Kategori 4, digunakan untuk data sampai dengan 20 Mbps
Kategori 5, digunakan untuk data sampai dengan 100 Mbps

Kabel UTP yang biasa digunakan untuk LAN adalah kategori 3 dan 5 yang memiliki panjang maksimum tiap jalur 100 meter. Konektor yang digunakan unuk kabel UTP disebut RJ-45

Kelebihan dan kelemahan kabel UTP
Kelebihan UTP:
1.Mudah diinstal

2.Lebih murah dibandingkan tipe media yang lain

3.Memiliki diameter kecil, sehingga mempermudah dalam membuat saluran
kabel

Kekurangan UTP:
1. Lebih mudah terkena interferensi elektromagnetik ( gangguan sinyal frekuaensi radio ) dan noise(

noise adalah suatu sinyal gangguan yang bersifat akustik (suara),)
2.Jarak maksimum kabel lebih kecil dibandingkan dengan kabel koaksial

3.Lebih lambat dalam transmisi data


b. STP (Shielded Twisted Pair)

Kabel STP hampir sama dengan UTP, hanya saja memiliki lapisan yang dapat melindungi dari interfensi elektromagnetik. Karena pelindung terbuat dari logam, maka dapat juga berfungsi sebagai ground. Pelindung ini dapat diterapkan untuk pasangan individu, atau untuk koleksi pasangan. Jika pelindung diterapkan pada koleksi pasangan, hal ini disebut sebagai screening. Namun pelindung ini harus di ground-kan agar dapat bekerja denganbaik.


Kelebihan :
a.lebih tahan terhadap interferensi gelombang elektromagnetik baik dari dalam maupun dari luar
b.Memiliki perlindungan dan antisipasi tekukan kabel

Kekurangan :
a.mahal
b.attenuasi meningkat pada frekuensi tinggi, (attenuasi  adalah,pelemahan sinyal selama ia berjalan melalui kabel)
c.pada frekuensi tinggi, keseimbangan menurun sehingga tidak dapat engkompensasi timbulnya “crosstalk” ( Gangguan dalam proses pengiriman data/informasi antar stasiun berupa masuknya sinyal yang tidak diinginkan dari jalur yang terletak berhimpitan. Sering terjadi pada pengiriman jarak jauh atau sinyal berfrekuensi tinggi. )dan sinyal “noise”
d.susah pada saat instalasi (terutama masalah grounding)
e.jarak jangkauannya hanya 100m

2. Coaxial
Seperti pada kabel antena, kabel coaxial terdiri dari tembaga tunggal di tengah yang dilapisi oleh plastik dan pelindung metal sebagai proteksi dari interferensi luar. Terdiri dua macam kabel coaxial, yaitu Thicknet 10Base5 dan Thinnet 10Base2.  Kabel coaxial biasanya digunakan untuk topologi bus dan sudah jarang digunakan pada LAN. Pada topologi bus, kabel ini juga sering digunakan sebagai jalur transmisi untuk sinyal frekuensi radio dan mendistribusikan sinyal televisi kabel.



Kelebihan coaxial:
ü hampir tidak terpengaruh noise.
ü Dapat ditanam didalam tanah sehingga biaya perawatan harga relatif murah.
ü menyediakan perlindungan cukup baik sehingga dapat digunakan dalam jangkuan yang lebih panjang mencapai 300 meter dalam satu jaringan.
ü Kemampuannya jauh lebih prima jika dibandingkan dengan kawat biasa.
ü Cenderung tahan terhadap arus yang semakin mengecil pada frekuensi yang justru meninggi.
ü Dapat digunakan untuk menyalurkan informasi sampai dengan 900 kanal telepon

Kelemahan:
ü penggunaannya mudah dibajak
ü thick coaxial sulit untuk dipasang pada beberapa jenis ruang
ü signal melewati dua arah dengan satu kabel kemungkinan terjadi tabrakan atau tercampurnya data.
ü Optimalisasi fungsi kabel ikut dipengaruhi oleh kondisi temperature.
ü Sistem ini memerlukan biaya perawatan serta pengadaan yang besar. 

3. Fiber Optik
Fiber optik atau serat optik mengunakan sinyal cahaya dalam proses transfer data dan tahan tehadap interferensi elektromagnetik. Kabel fiber optik memiliki bandwidth yang lebardan kecepatan transfer data yang tinggi, mencapai gigabit per detik. Kabel ini biasanya digunakan sebagai induk pada jaringan WAN yang menghubungkan antar kota bahkan anatar negara. Untuk jaringan dengan skala kecil, kabel ini jarang sekali digunakan karena harganya yang mahal.
Fiber-Optik
Kabel fiber optik bekerja dengan cahaya yang berjalan dalam kabel dengan cara terus memantul dari cermin pelapis dinding dengan prinsip yang refleksi internal. Karena cermin tidak menyerap cahaya inti, maka gelombang cahaya dapat menempuh jarak yang sangat jauh. Namun bisa saja terjadi degradasi sinyal cahaya, ang sebagaian besar karena kotoran pada didnding cermin. Kabel fiber optik memiliki beberapa macam konektor. Konektor ini digunakan untuk membuat hubungan antara perangkat yang digunakan dengan perangkat lain, interkoneksi dengan penyedia layanan yang berbeda dan lain-lain
.
kelebihan:
  • Mempunyai lebar pita frekuensi (bandwidth) yang lebar.
  • Dapat menyalurkan informasi dengan kecepatan sangat tinggi. 
  • Diameter kabel fiber optik lebih kecil dibandingkan dengan kabel tembaga dan juga lebih ringan
  • Redaman kecil sehingga ruas pengulang menjadi lebih panjang.
  • Aman dari bahaya listrik. Terbuat dari kaca atau plastik sehingga tidak dapat dialiri arus listrik sehingga terhindar terjadinya hubungan pendek
  • Tahan temperature tinggi.    
 kekurangan :

  • Tidak dapat menyalurkan energy listrik
  • Relative sulit saat instalasi.
  •  Kurang tahan terhadap tekanan mekanis dibandingkan kabel tembaga
  • Perlu proteksi mata untuk teknisinya (Pengertian Proteksi Proteksi merupakan sistem perlinduangan berupa kompensasi yang tidak dalam bentuk imbalan,

B. Media Nirkabel

Ada beberapa media tanpa kabel (nirkabel) yang digunakan untuk membangun sebuah jaringan komputer, yaitu:

1. Terrestrial microwave
 
Mengunakan pemancar dan penerima berbasis bumi (earth). Peralatan yang digunakan adalah antena mirip dengan parabola. Terrestrial microwave mengunakan gelombang mikro dengan bandwith antara 1 samapai dengan 10 Mbps dengan jangkauan frekuensi yang rendah
Antena microwave biasanya ditempatkan di atas gedung, menara, bukit dan puncak gunung.

Terrestrial-microwave


2. Komunikasi satelit

Satelit mengunakan radio microwave sebagai sarana telekomunikasi yang tidak dibelokkan oleh atosfer bumi. Satelit ditempatkan dalam ruang, biasanya 22.000 mil (untuk satelit geosynchronous) di atas katulistiwa. Denan mengunakan orbit bumi, sistem ini mampu menerima dan menyampaikan suara, data dan sinyal TV
  

3. Sistem Selular.
Menggunakan beberapa teknologi komunikasi radio. Sistem dibagi kebeberapa daerah geografis yang berbeda. Setiap daerah memiliki pemancar berdaya rendah atau perangkat radio relay untuk menyiarkan panggilan dari satu daerah ke daerah lainnya. Sistem ini melahirkan teknologi-teknologi baru, seperti GSM dan CDMA.







4. Komunikasi Inframerah
Komunikasi ini dapat mengirim sinyal antara perangkat dalam jarak yang sangat terbatas (tidak lebih dari 10 meter) secara peer-to-peer atau tatap muka.





Wireless LAN
Mengunakan standar protokol yang sama dengan LAN biasanya, tetapi tidak memerlukan kabel untuk mengibunkan antar komputer. Merupakan jaringan komputer yang menggunakan media sinyal radio dua arah untuk berinteraksi antar komputer.  Wireless LAN (WLAN) mengunakan bandwith 2,4 GHz (802.11b dan 802.11g) dan 5 GHz (802.11a). Jaringan wireles memerlukan satu atau lebih perangkat acces point sebagai pusat identifiksi dan pengelolaan jaringan.



Wireless-AP 
Kelebihan wireless LAN
  • Mudah untuk menambah komputer atau memindahkan komputer dalam sebuah jaringan, tidak perlu repot untuk merapikan kabel.
  • Instalasi dan konfigurasi mudah dan cepat
  • Dapat mengakses jaringan berpindah-pindah dari manapun dalam area access point
Kekurangan wireless LAN
  • Jika jumlah komputer dalam jaringan bertambah, maka kecepatan transfer data semakin berkurang secar dratis
  • Apabila terjadi perubahan standar, maka kartu jaringan pada tiap-tiap komputer harus diganti
  • Memiliki bandwith yang rendah, sehingga tidak dianjurkan untuk aplikas khusus yang mengunakan video streaming.
  • Keamanan data lebih rendah karena media wireless dapat diakses dari beberapa tempat
  • Apabila diluar ruangan dapat dipengaruhi oleh cuaca seperti hujan dan petir.

Senin, 13 Januari 2014

pemograman WEB

     Programing dapat diartikan Proses, Cara, Pembuatan Program

                 WEB : jaringan komputer yang terdiri dari kumpulan situs internet yang menawarkan teks, Grafik, suara dan sumber daya animasi melalui protokol transfer hypertext

           HTML merupakan singkatan dari : Hyper Text Markup Language adalah scrip untuk menyusun dokumen-dokumen WEB.

          TAG adalah teks khusus  (markup) berupa dua  karakter "<" dan ">" sebagai Contoh : <body>, secara umun tag pembuka dan tag penutup di tambah karakter  "/" Setelah karakter  "<" sebagai contoh < body> ini adalah tag pembuka dan </body> tag ini adalah contoh tag penutup.

Beberapa  TAG HTML yang sering digunakan

Tag Utama




<html> Awal pernyataan sebuah dokumen HTML
<head> Kepala suatu halaman web (hukumnya wajib)
<title> Membuat judul halaman(ditempatkan di dalam <head>
<body> Membuat body HTML / badan halaman web
Modifikasi Teks




<b> Membuat teks tebal
<i> Membuat teks miring
<u> Membuat garis bawah pada teks
<sub> Subscrip teks
<sup> Suppersript teks
<h1> Heading 1 pada teks (menentukan ukuran berdasarkan heading)
<h2> Heading 2 pada teks (menentukan ukuran berdasarkan heading)
<h3> Heading 3 pada teks (menentukan ukuran berdasarkan heading)
<h4> Heading 4 pada teks (menentukan ukuran berdasarkan heading)
<h5> Heading 5 pada teks (menentukan ukuran berdasarkan heading)
<h6> Heading 6 pada teks (menentukan ukuran berdasarkan heading)
<strong> Menjadikan teks besar
<small> Menjadikan teks kecil

Formating




<ul> Membuat list teks dengan bullet
<ol> membuat list teks dengan penomoran
<li> Membuat list teks (diletakan setelah <ul> atau <ol>
<p> Menyatakan suatu paragraf baru
<br> Untuk ganti baris pada teks
<hr> Membuat garis horizontal
<link> menentukan sumber link

Tabel




<table> Membuat tabel
<td> Membuat cell tabel
<tr> Membuat baris / row table
<tfoot> Membuat footer tabel
<th> Membuat header tabel
<thead> Membuat header tabel
<tbody> Mengatur Body tabel
<col> Atribut pada tabel untuk mengatur kolom
<colgroup> Membuat grup kolom

Form




<form> Untuk membuat Form / Formulir
<input type = > Form inputan

“text” Input field

“submit” Tombol

“checkbox” Check Box

“radiobutton” Radio Button
<select name> Membuat List/Menu (combo box)
<textarea> Membuat teks area (untuk menampilkan teks)                                                              

Kamis, 09 Januari 2014



Kali ini saya akan menjelaskan tentang macam-macam topologi jaringan dan menjelaskan tentang IP addres, Subnet, DNS, Gateway, Host, Server

Model jaringan di bedakan menjadi 4 yaitu : LAN, MAN, WAN, INTERNET
  • Model Jaringan LAN ( Local Area Network)
LAN (Local Area Network) adalah suatu kumpulan komputer, dimana terdapat beberapa unit komputer (client) dan 1 unit komputer untuk bank data (server). Antara masing-masing client maupun antara client dan server dapat saling bertukar file maupun saling menggunakan printer yang terhubung pada unit-unit komputer yang terhubung pada jaringan LAN. Contohnya Seperti halnya warnet di butuh kan satu Server dan beberapa client LAN ini biasanya di gunakan untuk sebuah satu perusahaan atau dalam satu gedung.

Ø  Server, yang artinya Pelayan/ Penyedia/ yang melayani. Adalah komputer yang melayani permintaan dari computer
Ø  Client, yang artinya Pelanggan atau Klien. Adalah komputer yang bisa dibilang sebuah komputer yang harus dilayani.

Sedangkan keuntungan dari LAN tersediri adalah :
  1. Pertukaran file dapat dilakukan dengan mudah (File Sharing).
  2. Pemakaian printer dapat dilakukan oleh semua client (Printer Sharing).
  3. File-file data dapat disimpan pada server, sehingga data dapat diakses dari semua client menurut otorisasi sekuritas dari semua karyawan, yang dapat dibuat berdasarkan struktur organisasi perusahaan sehingga keamanan data terjamin.
  4. File data yang keluar/masuk dari/ke server dapat di kontrol. 
  5. Proses backup data menjadi lebih mudah dan cepat. 
  6. Resiko kehilangan data oleh virus komputer menjadi sangat kecil sekali. 
  7. Komunikasi antar karyawan dapat dilakukan dengan menggunakan E-Mail & Chat.  
  8. Bila salah satu client/server terhubung dengan modem, maka semua atau sebagian komputer pada jaringan LAN dapat mengakses ke jaringan Internet atau mengirimkan fax melalui 1 modem. 
Sedangkan Kekurangannya adalah:
Ø  Kekurangan LAN memiliki keterbatasan dalam media transmisi dan jangkauan pada penggunaanya. Kekurangan lain lainnya adalah pada sistem keamanan yang dimilikinya, sistem keamanan pada LAN menggunakan WEP, tetapi WEP hanya menyediakan protokol keamanan yang sangat minimum.

Contoh Gambar  :
 

·         Model  Jaringan MAN (Metropolitan Area Network)
MAN (Metropolitan Area Network) pada prinsipnya sama dengan LAN, hanya saja ukuran jaringannya lebih besar dibandingkan dengan LAN. Jarak yang ditempuh oleh MAN ini berkisar antara 10-50 Km. Man sangat cocok diterapkan untuk membangun jaringan antarkantor yang letaknya berdekatan dengan kota yang sama. 

Kelebihan jaringan MAN antara lain :

Ø  Server kantor pusat dapat berfungsi sebagai pusat data dari kantor cabang
Ø  Informasi dapat disebarkan dengan lebih meluas, cepat dan bermakna.
Ø  Transaksi yang Real-Time (data di server pusat diupdate saat itu juga, contoh ATM Bank unluk wilayah nasional)
Ø  Komunikasi antar kantor bisa menggunakan e-mail, chatting dan Video Conference (ViCon).

Kekurangan jaringan MAN antara lain :
Ø  Biaya operasional mahal.
Ø  Instalasi infrastrukturnya tidak mudah.
Ø  Jika sebuah komputer pribadi digunakan sebagai terminal, memindahkan file (file transfer software) membolehkan pengguna untuk mengambil file (download) dari hos ataupun menghantar data ke hos (upload).
Ø  Rumit jika terjadi trouble jaringan (network trouble shooting)












·         Model Jaringan WAN (Wide Area Network)

WAN (Wide Area Network) adalah kumpulan dari LAN dan/atau Workgroup yang dihubungkan dengan menggunakan alat komunikasi modem dan jaringan Internet, dari/ke kantor pusat dan kantor cabang, maupun antar kantor cabang. Dengan sistem  jaringan ini, pertukaran data antar kantor dapat dilakukan dengan cepat serta dengan biaya yang relatif murah. Sistem  jaringan ini dapat menggunakan  jaringan  Internet yang sudah ada, untuk menghubungkan antara kantor pusat dan kantor cabang atau dengan PC Stand Alone/Notebook yang berada di lain kota ataupun negara.

Adapun Keuntungan Menggunakan WAN adalah :

Ø  Server kantor pusat dapat berfungsi sebagai bank data dari kantor cabang. 
Ø  Komunikasi antar kantor dapat menggunakan E-Mail & Chat. 
Ø  Dokumen/File yang biasanya dikirimkan melalui fax ataupun paket pos, dapat dikirim melalui E-mail dan Transfer file dari/ke kantor pusat dan kantor cabang dengan biaya yang relatif murah dan dalam jangka waktu yang sangat cepat.  
Ø  Pooling Data dan Updating Data antar kantor dapat dilakukan setiap hari pada waktu yang ditentukan. 
Adapun Kekurangan Menggunakan WAN adalah :
Ø  Biaya operasional mahal dan umumnya lambat
Ø  Memerlukan Firewall yang baik untuk membatasi pengguna luar yang masuk dan dapat mengganggu jaringan ini
Ø  Menyiapkan jaringan bisa menjadi pengalaman yang sangat mahal dan rumit. Semakin besar jaringan semakin mahal harganya.
Ø  Keamanan merupakan masalah yang paling nyata ketika orang yang berbeda memiliki kemampuan untuk menggunakan informasi dari komputer lain. Perlindungan terhadap hacker dan virus menambah kompleksitas lebih dan membutuhkan biaya.
Ø  Setelah diatur, memelihara jaringan adalah pekerjaan penuh waktu (full time) yang membutuhkan jaringan pengawas dan teknisi untuk dipekerjakan.
Ø  Informasi tidak dapat memenuhi kebutuhan lokal atau kepentingan.
Ø  Rentan terhadap hacker atau ancaman dari luar lainnya.



Model Jaringan Internet (interconnection-networking)

Pengertian Internet memiliki arti pemahaman yang cukup luas dimana kata internet itu sendiri merupakan singkatan kata dari interconnection-networking, bila dijabarkan secara sistem global maka internet merupakan jaringan komputer diseluruh penjuru dunia yang saling terhubung satu sama lain dengan menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) sehingga antara komputer dapat saling mengakses informasi dan bertukar data. Internet mencangkup segala sesuatu secara luas baik itu dalam bidang komputerisasi maupun telekomunikasi.







Memahami Pengertian IP address

Internet Protocol Addres merupakan singkatan dari IP addres. IP Addres adalah suatu Identitas numeric yang dilabelkan kepada suatu alat seperti computer, router atau printer yang terdapat dalam suatu jaringan computer yang menggunakan internet Protocol sebagai sarana komunikasi. IP addres memiliki dua fungsi, yaitu:

Ø  Sebagai alat identifikasi host atau antarmuka pada jaringan.
Fungsi ini diilustrasikan seperti nama orang sebagai suatu metode untuk mengenali siapa orang tersebut. dalam jaringan komputer berlaku hal yang sama.
Ø  Sebagai alamat lokasi jaringan.
Fungsi ini diilustrasikan seperti alamat rumah kita yang menunjukkan lokasi kita berada. Untuk memudahkan pengiriman paket data, maka IP address memuat informasi keberadaannya
Format IP address
Sebenarnya pengalamatan IP address menggunakan bilangan biner. Namun supaya lebih mudah ditulis dan dibaca oleh manusia, maka IP address ditulis dengan bilangan 4 desimal yang masing-masing dipisahkan oleh titik. Format penulisan ini disebut sebagai dotted-decimal notation. Setiap bilangan desimal merupakan nilai dari satu oktet atau delapan bit alamat IP.
Sebagai contoh adalah sebagai berikut:
192.168.1.1
Jika dikonversi menjadi bilangan biner adalah sebagai berikut:
11000000.10101000.1.1
Lebih mudah dibaca yang mana?

Kelas IP address

Para administrator jaringan penggagas IP address membaginya menjadi 5 kelas, yakni A, B, C, D dan E. Perbedaan pada tiap kelas tersebut adalah ukuran dan jumlahnya. IP kelas A dipakai oleh jaringan kecil yang memiliki anggota yang sedikit. Lalu berturut-turut B dan C. Sedangkan untuk D dan E adalah alamat IP untuk keperluan eksperimental.

 


Pengertian Gateway
Gateway adalah komputer yang memiliki minimal 2 buah network interface untuk menghubungkan 2 buah jaringan atau lebih

Pengertian Subnet
Subnet mask adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada angka biner 32 bit yang digunakan untuk membedakan network ID dengan host ID, menunjukkan letak suatu host, apakah berada di jaringan lokal atau jaringan luar.

Pengertian DNS (Domain Name System)
Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address.

HOST

     Arti istilah Hosting dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut: Berasal dari kata host. Komputer yang terhubung dalam jaringan. Memanfaatkan fasilitas yang tersedia dalam suatu komputer yang terhubung dengan jaringan. Layanan internet untuk penempatan informasi-informasi baik untuk halaman-halaman web, peyimpanan email, database, dll. Untuk sederhananya, anggaplah layanan ini sebagai solusi untuk menempatkan halaman-halaman web anda agar selalu online.